Nama : Saiful Bahri Si Jabat
Npm : 21312087
Kelas : IF 21 B
Matakuliah : Analisis Dan Strategi Algoritma
SOAL:
1. Pengertian Sejarah?
2. Definisi?
3. Cara Kerja Algoritma Divide and Conquer?
JAWABAN:
Pengertian Sejarah:
Sejarah merupakan hal yang tidak bisa dilepaskan dari peradaban manusia yang terus berkembang dan berevolusi. Sebagai makhluk yang hidupnya dinamis, manusia akan menciptakan sejarah dan kemudian bermanfaat bagi kehidupan sekarang dan masa datang.
1. Pengertian Sejarah Secara Etimologi
Sejarah secara etimologi berasal dari kata bahasa Arab syajaratun yang artinya pohon dan dalam bahasa Arab sendiri sejarah disebut dengan tarikh. Pohon memiliki makna percabangan geneologis suatu kelompok keluarga yang menyerupai pohon yang penuh cabang, ranting sampai akar-akarnya. Kata syajaratun dalam bahasa Arab kemudian berkembang dalam bahasa Melayu menjadi syajarah.
Sampai akhirnya menjadi istilah sejarah dalam bahasa Indonesia saat ini untuk menggambarkan silsilah atau keturunan. Pengertian kata sejarah sebenarnya lebih sesuai dengan kata historia dalam bahasa Yunani yang artinya keilmuan, ilmu, atau orang pandai. Kemudian dalam bahasa Inggris menjadi kata History dari kata istoria yang artinya belajar dengan cara bertanya.
Dari kata istoria inilah istilah sejarah kemudian berkembang menjadi sebuah kajian ilmu dan pembelajaran yang sifatnya kronologis atau dikaji berdasarkan dengan tempo atau urutan waktu. Sejarah merujuk bahasa Jerman dari kata Geschichte dan geschidenis atau historie dalam bahasa Belanda yang artinya kejadian yang dibuat oleh manusia.
2. Pengertian Sejarah Menurut Para Ahli
a. H. Wals
Pengertian sejarah menurut W.H Walsh adalah catatan yang penting dan berarti bagi manusia berupa pencatatan tindakan-tindakan dan pengalaman manusia di masa lampau. Catatan tersebut berisi hal-hal penting sehingga menjadi cerita yang berarti bagi manusia.
b. J.V. Bryce
J.V Bryce berpendapat bahwa sejarah adalah suatu catatan yang berisi pikiran, perkataan, dan hal-hal lainnya yang telah diperbuat oleh manusia di masa lalu.
c. W.J.S Poerwadarminta
Pengertian sejarah menurut W.J.S Bryce adalah seluruh kesusastraan lama, asal usul, dan silsilah. Ia juga mengungkapkan bahwa sejarah berkaitan dengan kejadian yang benar-benar terjadi di masa lalu yang kemudian menjadi kajian ilmu ilmu pengetahuan sebagai ceita pembelajaran.
d. Norman E. Cantor
Norman E. Cantor berpendapat bahwa sejarah adalah suatu pembelajaran atau studi tentang apa yang telah dilakukan, dikatakan, dan dipikirkan oleh manusia di masa lalu.
3. Pengertian Sejarah Sebagai Kisah
Sebagai kisah, sejarah adalah kejadian- kejadian di masa lalu yang berusaha di bangun kembali. Kemudian banyak orang yang mencona mendefinisiskan dan menafsirkan sesuatu dari ingatan-ingatan di masa lalu. Sejarah tersebut kemudian dihadirkan berdasarkan ingatan individu maupun seseorang sebagai makhluk sosial. Ingatan kejadin tersebut kemudian disusun secara sistematis dan ilmiah berdasarkan fakta pada masa tertentu.
Fakta yang ada dalam sejarah tersebut ditampilkan dengan tafsiran yang jelas dan terperinci sehingga tidak memberi pendefinisian yang membingungkan atau justru mengalihkan fakta yang sebenarnya terjadi di masa lalu tersebut. Kisah dari ingatan-ingatan itu kemudian dibuat dari berbagai sumber untuk akhirnya ditafsirkan. Penafsiran tersebut kemudian disampaikan kembali kepada generasi selanjutnya yang tidak sempat mengalami atau menyaksikan kisah tersebut. Penyampaian kisah ini biasanya disesuaikan dengan konteks zaman agar lebih mudah memahaminya.
4. Pengertian Sejarah Sebagai Peristiwa
Sebagai peristiwa, sejarah adalah sebuah fakta yang muncul di masa lalu yang merupakan kejadian nyata dan benar-benar terjadi pada masa tertentu. Sejarah inilah yang menyajikan gambaran peristiwa tersebut secara lebih spesifik. Fakta peristiwa tersebut kemudian disusun secara ilmiah yang didalamnya menggambarkan kejadian pada waktu tertentu dan ditafsirkan, dianalisis secara kritis agar lebih mudah di pahami.
Sebenarnya manusia tidak bisa sepenuhnya mengingat seluruh kejadian di masa lalu yang pernah dialami, itulah sebabnya banyak peristiwa sejarah yang tidak terungkap seutuhnya. Biasanya untuk merekam sejarah banyak menggunakan tulisan sebagai medianya. Tulisan tersebut dapat menjadi bukti konkret atas sejarah dibandingkan hana ucapan verbal saja. Hasil tulisan sejarah tersebut kemudian dapat dijadikan sumber pengetahuan untuk diteliti, dianalisis, atau dikembangkan lagi.
Unsur Unsur Sejarah
1. Manusia
Manusia adalah unsur penting dalam lahirnya sebuah sejarah karena sangat menentukan peristiwa sejarah. Manusia memiliki peran penting dalam kemunculan sejarah karena umumnya sejarah bercerita tentang tindakan atau tingkah laku manusia dalam bidang apapun, bukan berdasarkan perspektif binatang ataupun alam. Hal ini terjadi karena sejarah itu sendiri tercipta memang untuk manusia.
Tindakan manusia dan segala jalan yang ada pada manusia kemudian menjadi penentu terbentuknya sejarah dalam ruang dan waktu tertentu. Hal ini sesuai dengan pendapat Emst Berheim yang mengungkapkan bahwa manusia adalah objek sejarah. Sejarang akan bergantung pada manusia dan lingkungan yang mengitarinya untuk menentukan sejarah itu berlangsung cepat atau lama.
2. Waktu
Waktu atau periode menjadi unsur yang tidak kalah pentingnya karena konsep sejarah mengulas tentang kegiatan manusia pada kurun waktu tertentu. Kurun waktu nilah yang menjadi batasan sejarah itu dimulai atau diakhiri secara sistematis dan jelas. Unsur waktu menunjukan bagaimana manusia menggunakan waktu untuk melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang mereka inginkan. Jadi waktu tidak bisa dipisahkan dari kesadaran manusia sebagai makhluk hidup yang dinamis.
Peristiwa yang dialami manusia ini kemudian disajikan dalam sejarah berdasarkan urutan waktu. Hal ini yang menandakan bahwa sejarah memang bersifat kronologis yang lekat dengan periodis atau keterlibatan waktu yang jelas di dalamnya. Mengapa perlu keterlibatan waktu yang jelas? Karena waktu memiliki tiga dimensi yang menentukan kehidupan manusia, yakni masa lalu, sekarang, dan akan datang.
3. Ruang
Ruang sebagai unsur sejarah yang dimaksud adalah tempat yang merujuk aspek letak geografis suatu kejadian yang dialami manusia. Aktivitas yang dilakukan manusia pada waktu tertentu pasti berada pada ruang tertentu pula. Keterlibatan ruang yang jelas inilah yang akan mempermudah pembaca generasi selanjutnya bisa memahami dengan utuh sebuah peristiwa sejarah yang real terjadi.
Menurut teori Determinisme Geografis, ruang dan peristiwa memiliki hubungan yang erat karena faktor geografis menjadi penentu jalannya sebuah peristiwa sejarah. Itulah sebabnya sejarah selain bisa dikategorikan berdasarkan waktu, maka bisa pula dikategorikan berdasarkan tempat atau lokasi kejadian sejarah tersebut terjadi. Misalnya sejarah Negara, daerah, benua, sampai sejarah dunia.
4. Kausalitas
Sejarah yang bersifat deskriptif maka perlu ditampilkan dengan susunan fakta apa, siapa, kapan, dmana, dan bagaimana dalam penafsirannya. Data deskriptif itulah yang akan memacu keingintahuan pada peristiwa sejarah tertentu agar terpenuhi. Contohnya penggunaan pertanyaan bagaimana akan terjawab keterangan- keterangan sebab peristiwa sejarah itu terjadi meskipun hanya dihadirkan dengan cara implisit bukan eksplisit.
Fungsi Sejarah
1. Fungsi Intrinsik
- Sejarah sebagai kajian ilmu kemudian terus berkembang melalui perspektif filsafat agar terus tercipta sejarah-sejarah baru. Perkembangan teori sejarah juga berpengaruh pada perkembangan ilmu-ilmu lain, termasuk di dalamnya perkembangan metode sejarah
- Sejarah sebagai upaya mengenal masa lalu, bersamaan dengan bumbu mitos sejarah kemudian menjadi alat yang tepat untuk memahami masa lalu
- Sejarah untuk menyatakan pendapat membuat banyak penulis sejarah atau sejarawan menggunakan ilmunya untuk mengungkapkan sesuatu
- Sejarah dapat menjadi profesi, yakni sebagai penulis atau peneliti sejarah atau yang diakui sebagai sejarawan
2. Fungsi Ekstrinsik
Fungsi ekstrinsik dari sejarah adalah memberikan kebermanfaatan untuk banyak orang melalui perkembangan ilmu lain. Sejarah kemudian masuk ke semua lini kajian ilmu untuk mengungkapkan pengetahuan kepada orang banyak. Misalnya ilmu pendidikan, filsafat, moral, etika, estetika atau seni, sampai ilmu eksakta.
MANFAAT SEJARAH BAGI KEHIDUPAN
1. Peneguh Hati
Setiap manusia memerlukan ketenangan dan keteguhan hati untuk menjalani hidup, maka dengan penguasaan sejarah manusia bisa lebih memaknai apa yang sedang ia lakukan saat itu secara sadar.
2. Bermanfaat Untuk Pengajaran
Sejarah dapat menjadi pelajaran bagi manusia untuk melakukan sesuatu di masa depan atau sebagai pertimbangan untuk mengambil keputusan. Sejarah secara pribadi dapat dimaknai sebagai pengalaman hidup ruang, waktu, meskipun mungkin bukan dia yang mengalaminya. Sejarah bisa menjadi sumber informasi bagi seseorang untuk mengenal banyak hal yang bisa mempengaruhi jalan hidupnya.
3. Sebagai Peringatan
Sejarah mewakili peristiwa yang pernah terjadi masa lalu, baik yang sifatnya positif atau negative itu tetap bernama sejarah yang sudah terjadi. Hal tersebut dapat mengingatkan seseorang untuk memetik sinyal dalam situasi tertentu berdasarkan kejadian yang sudah pernah terjadi.
4. Sebagai Sumber Kebenaran
Setiap manusia pasti membutuhkan kebenaran untuk menjalankan kehidupannya, maka sejarahlah yang membuktikan bahwa seseorang harus memahami sesuatu agar bisa bertahan hidup. Sejarah dapat berguna sebagai pemenuhan kebutuhan intelektual manusia sebagai makhluk berakal dan terus berpikir dinamis.
5. Bermanfaat Untuk Masa Depan
Sejarah selain menjadi sumber informasi juga dapat menjadi inspirasi dan instruksi untuk menjalani kehidupan di masa datang. Ada pepatah yang mengatakan bahwa sejarah atau masa lalu adalah pelajaran berharga untuk berkembang di masa depan. Jadi seseorang bisa menggunakan pengalamannya untuk menentukan masa depannya.
Pengertian Definisi
Definisi adalah sebuah pernyataan terhadap ciri-ciri penting dari suatu hal, biasanya akan lebih kompleks dari arti, makna, atau pengertian dari suatu hal.
Konsep berarti sebuah ide abstrak yang memungkinkan bisa di gunakan demi keperluan klasifikasi atau penggolongan yang secara umum dapat di tuangkan pada suatu istilah atau suatu rangkaian kata (lambang bahasa).
Definisi Merupakan sebuah batasan atau arti, bisa juga dimaknai dengan kata, frasa, atau kalimat yang bermakna, keterangan, atau ciri utama dari orang, benda, proses, atau aktivitas.
Definisi adalah rumusan mengenai ruang lingkup dan ciri-ciri sebuah konsep yang menjadi bahan utama pembicaraan atau studi.
Tujuan Definisi
Adalah untuk memberi sebuah batasan atau sebuah makna pada sebuah istilah sehingga dapat menghasilkan kesepakatan bagi masyarakat secara global.
Jenis-Jenis Definisi
Berikut dibawah ini macam-macam definisi, yaitu :
Nominal
Definisi nominal adalah sebuah kerangka definisi yang sangat sederhana dan hanya sementara, karena pada ini menjelaskan arti dari etimologis atau sinonim dengan beberapa konsep yang akan dijelaskan.
Formal
Definisi formal adalah sebuah kerangka dari terminologis yang berdasarkan dengan logika yang formal dibeberapa unsur sehingga hal ini akan mempunyai struktur pada bentuk fitur yang paling sempurna.
Operasional
Definisi operasional adalah sebuah kerangka dari sebuah istilah yang menyughukan langkah-langkah khusus yang perlu dilakukan atau menggunakan metode pengukuran dan memberikanhasil yang akan diamati dengan sifat kuantitatif.
Paradigmatis
Definisi paradigmatis adalah sebuah kerangka yang bertujuan untuk mempengaruhi pola pikir orang-orang berdasarkan dari jenis pendapatan dan nilai tertentu sehingga jenis ini bisa mengatur sesuai dengan definisi.
Secara Luas
Definisi luas adalah sebuah kerangka yang mempunyai batasan paragraf yang akan diperlukan untuk konsep yang rumit sehingga bisa di diartikan dalam kalimat yang pendek.
Ciri-Ciri Definisi
Berikut dibawah ini ciri ciri dari definisi, yaitu :
Definiendum
Definiendum adalah suatu unsur istilah atau sebuah kata yang dijabarkan.
Definiens
Definiens adalah suatu unsur rangkaian kata atau frasa atau kalimat yang fungsinya menguraikan pengertian.
Syarat-Syarat Definisi
- Harus menyatakan karakteristik penting dari apa yang akan dijelaskan serta karakteristik khusus atau penting.
- Haruslah persamaan makna dengan hal-hal yang memiliki makna, yang berarti bahwa ruang lingkup makna tidak terlalu sempit atau terlalu luas.
- Harus menghindari pernyataan yang mengandung istilah yang memiliki makna, yang berarti tidak boleh berbelok, tidak boleh rumit secara langsung atau tidak langsung pada subjek yang didefinisikan.
- Itu harus dinyatakan sebanyak mungkin dalam formulasi positif, sebisa mungkin menghindari pernyataan negatif.
- Itu harus dinyatakan dengan tepat, singkat dan jelas, dengan perkecualian kata-kata yang kabur dan ambigu, tidak bisa menggunakan bahasa kiasan. Karena, tujuan melakukannya dari suatu istilah adalah untuk memberikan penjelasan dan menghilangkan makna ganda, kemudian menggunakan istilah yang samar atau ambigu dapat menghalangi niat.
Cara Kerja Algoritma Divide and Conquer
Algoritma Divide and Conquer adalah algoritma pemecahan masalah dengan cara membagi masalah kedalam bagian-bagian kecil, kemudian menyelesaikan masalah tersebut dari bagian yang paling rendah / bawah. Contoh kasus yang akan dibahas kali ini adalah teknik pengurutan data menggunakan Merge Sort.
Langkah pertama adalah memasukkan data-data yang digunakan.
Contoh data adalah sebagai berikut:
Dim randomNumber As New Random
Dim data(19) As Integer
Dim s As String = ""
For i As Integer = 0 To 19
data(i) = randomNumber.Next(0, 99)
s = s & data(i) & IIf(i <> 19, ", ", "")
Next
A. Teknik Bubble Sort
Bubble sort adalah teknik pengurutan dengan cara membandingkan semua kemungkinan data,
Teknik pengurutan ini adalah pengurutan yang paling mudah, namun paling tidak efisien
Dim bubbleSort(19) As Integer
For i As Integer = 0 To 19
bubbleSort(i) = data(i)
Next
Dim totBubbleSort As Integer = 0
Dim tmpdata As Integer = 0
For i As Integer = 0 To 19
For j As Integer = 0 To 19
If i <> j And bubbleSort(i) > bubbleSort(j) Then
tmpdata = bubbleSort(i)
bubbleSort(i) = bubbleSort(j)
bubbleSort(j) = tmpdata
End If
totBubbleSort += 1
Next
totBubbleSort += 1
Next
B. Teknik Merge Sort
Merge sort adalah teknik pengurutan yang lebih efisien
Dalam kasus ini, teknik ini akan dilakukan dengan menggunakan algoritma Divide and Conquer
Pengurutan akan dilakukan di dalam fungsi MergeSort
Dim dataMergeSort(19) As Integer
For i As Integer = 0 To 19
dataMergeSort(i) = data(i)
Next
MergeSort(dataMergeSort)
Langkah-langkah penggunaan algoritma ini adalah:
1. Tentukan konstanta pembagian data
Seberapa banyak data akan dibagi pada setiap prosesnya
Diasumsikan dalam kasus ini, data akan dibagi menjadi 2 bagian, yaitu bagian kiri dan kanan
Jadi pada setiap perhitungan nya hanya ada 2 proses, yaitu pengurutan data untuk data bagian kiri dan kanan
Dim mid As Integer = (UBound(data) + 1) / 2
2. Lakukan proses pembagian data pada bagian kiri jika jumlah data nya masih lebih dari 2
Dim mergeSortLeft() As Integer
ReDim mergeSortLeft(mid - 1)
For i As Integer = 0 To mid - 1
mergeSortLeft(i) = data(i)
Next
totMergeSort += 1
MergeSort(mergeSortLeft)
3. Lakukan proses pembagian data pada bagian kanan jika jumlah data nya masih lebih dari 2
Dim mergeSortRight() As Integer
ReDim mergeSortRight(UBound(data) - mid)
For i As Integer = mid To UBound(data)
mergeSortRight(i - mid) = data(i)
Next
totMergeSort += 1
MergeSort(mergeSortRight)
4. Jika jumlah datanya 2, maka lakukan proses pengurutan data
If UBound(data) = 1 Then
Dim tmpdata As Integer = 0
If data(0) < data(1) Then
tmpdata = data(0)
data(0) = data(1)
data(1) = tmpdata
totMergeSort += 1
End If
Return
End If
5. Setelah data bagian kiri dan kanan sudah diurutkan, maka lakukan pengurutan data secara gabungan
Dim iCount As Integer = 0
Do While UBound(mergeSortLeft) >= 0 Or UBound(mergeSortRight) >= 0
If UBound(mergeSortLeft) >= 0 And UBound(mergeSortRight) >= 0 Then
If mergeSortLeft(UBound(mergeSortLeft)) < mergeSortRight(UBound(mergeSortRight)) Then
data(UBound(data) - iCount) = mergeSortLeft(UBound(mergeSortLeft))
ReDim Preserve mergeSortLeft(UBound(mergeSortLeft) - 1)
Else
data(UBound(data) - iCount) = mergeSortRight(UBound(mergeSortRight))
ReDim Preserve mergeSortRight(UBound(mergeSortRight) - 1)
End If
iCount += 1
totMergeSort += 1
ElseIf UBound(mergeSortLeft) >= 0 Then
data(UBound(data) - iCount) = mergeSortLeft(UBound(mergeSortLeft))
ReDim Preserve mergeSortLeft(UBound(mergeSortLeft) - 1)
iCount += 1
totMergeSort += 1
ElseIf UBound(mergeSortRight) >= 0 Then
data(UBound(data) - iCount) = mergeSortRight(UBound(mergeSortRight))
ReDim Preserve mergeSortRight(UBound(mergeSortRight) - 1)
iCount += 1
totMergeSort += 1
End If
Loop
Hasil Akhir Penggunaan Algoritma: